“Pemerintah Daerah mendukung sepenuhnya kegiatan pengeboran yang akan dilakukan, dan kami harap juga agar kami tidak menjadi penonton di daerah kita sendiri," kata Rodhial Huda dalam acara sosialisasi pengeboran Wilayah Kerja Tuna pada tanggal 3 Juni 2021 lalu.
Pengeboran Singa Laut -2 dan Kuda Laut-2 oleh KKKS Premier Oil Natuna di Laut Natuna Utara akan dilaksanakan selama 82 hari dengan jarak daratan terdekat mencapai 216 KM/120 mill untuk Sumur Kuda Laut 2 dan 218 KM/121 mill untuk Sumur Singa Laut-2.
Dua kegiatan pengeboran tersebut merupakan kelanjutan dari pengeboran sumur eksplorasi yang sudah dilakukan pada tahun 2014 (Singa Laut -1 dan Kuda Laut-1). Berdasarkan pengeboran tahun 2014 yang lalu, diperkirakan “2P Resources” sebesar 104 MMBOE yang terdiri dari gas bumi dengan tingkat kandungan LPG dan kondesat tinggi.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus menyampaikan bahwa SKK Migas bersama KKKS terus berupaya untuk mencari cadangan-cadangan migas baru khususnya di Provinsi Kepulauan Riau dalam mencapai terwujudkan produksi 1 Juta BOPD pada tahun 2030.
“Kami mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Natuna dan Forkopimda di Kabupaten Natuna seperti Polres, Dandim, Danlanal, Danlanud dan pemangku kepentingan lainnya agar pengeboran ini dapat berhasil dan sukses sehingga dapat menambah cadangan migas di Indonesia khususnya Natuna," ucap Rikky. R1