![]() |
Foto: Istimewa |
"Oleh karena itu kita melakukan pembenahan internal ini secara bertahap, agar kegiatan produksi perusahaan dapat berjalan selayaknya sebagai perusahaan jasa inspeksi yang handal dan terpercaya," ujar Rudiyanto, Direktur Utama BKI, Kamis (04/08) di Jakarta.
Rudiyanto menambahkan, cara pembinaan karakter seperti ini cukup ringan, tapi selayaknya dilakukan secara berkesinambungan dan salah satu cara ini dapat dilakukan untuk karyawan yang baru masuk. "Mereka dibina sejak awal, dan ke-BKI-an mereka menyatu, sehingga diharapkan kesolidannya dapat diwujudkan ketika dalam kondisi kerja," jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa untuk membangun konsep perusahaan yang ideal dalam bidang jasa survei dan inspeksi kapal, maka pelayanan adalah yang paling utama. "Sebab, BKI adalah Perusahaan Not Only for Profit Oriented," imbuhnya.
Lebih lanjut Rudiyanto mengatakan, bahwa BKI punya jasa non-classification, yakni sektor komersial yang ditangani oleh Strategic Business Unit (SBU) yang terdiri dari SBU Industry, SBU Marine, SBU Energy, dan SBU Offshore.
Sehingga sejak Menteri Perhubungan Ali Sadikin membentuk BKI di tahun 1964, perusahaan ini tak hanya lagi menyentuh stakeholder maritim saja. "Untuk itulah kita akan melakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat melihat BKI sekarang seperti apa," pungkasnya. RH
BKI Lirik Sektor Energi
Reviewed by OG Indonesia
on
Jumat, Agustus 05, 2016
Rating:
